Sujud dan Harapan
Sujud dan Harapan
Oleh: Taufik Noor
Oleh: Taufik Noor
Pagi ini cerahnya
hari,,
Ku buka mata yang
penuh dosa ini,,
Masih terbayang
gelapnya mimpi,,
Ya mimpi, mimpi yang
membuat aku ingin mati..
Ku sandarkan bahuku
di dinding lapuk,,
Bagaikan umurku sudah
tak terbentuk,,
Hati ini bagaikan
dihantui malam yang buruk,,
Malam yang membuat
pikiranku terpuruk..
Ku tarik nafas agar
dapat aku tenang,,
Aku bingung, bingung
bagaimana aku menyimpan,,
Menyimpan masa lalu
yang sangatlah kelam,,
Masa yang mungkin
dapat membuat aku berantakan..
Pagi ini masih
seperti pagi biasa,,
Mentari dan kicauan
burung menyambutku yang penuh dosa,,
Tetapi mengapa dunia
sesalu menyapa,,
Seperti dia tak tahu
apa-apa..
Aku bingung, bingung
dengan diri sendiri,,
Apakah dosa itu dapat
terganti,,
Terganti dengan
senyumku kembali,,
Yang dapat membawa aku
melewati hijrah ini..
Sekarang aku hanya
dapat sujud,,
Sujud hingga dahi ini
mengkerut,,
Aku hanya dapat
berharap,,
Agar Sang Illahi
membukakan pintu taubat..
Samarinda, 29 Juli 2017
Samarinda, 29 Juli 2017

Komentar
Posting Komentar