Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Untukmu Ayah

Gambar
Untukmu Ayah Oleh: Taufik Noor Ayah Ini sebuah surat rindu Surat dariku hanya untukmu Oh, Ayah Aku yakin pasti engkau sudah lihat Lihat aku tumbuh besar dihadapanmu Umurku yang telah meranjak dewasa Umur yang dimana menopang hidupku Hidup karena cucuran keringatmu Ayah, engkau tak pernah lelah demi diriku Panas terik matahari Kerasnya hamparan bebatuan Serta dinginnya malam, tak pernah engkau pedulikan Wahai Ayah Engkau selalu menuntunkan dalam harapan Seperti lilin dalam kegelapan Rela terbakar dan meleleh demi adanya cahaya Apakah engkau tahu ayah? Bagiku, engkau bagaikan malaikat Membawa aku terbang ke angkasa Melihat indahnya dunia Disini aku rindu dirimu Terasa sunyi tanpamu Tak dapat aku membalas jasamu Jasa yang telah membuat hidupku berarti Disini, aku masih tersandar Tersandar dalam perantauanku yang jauh darimu Aku tahu ayah, ketika aku mengeluh Mengeluh karena meliritnya kehidupanku Engkau...

Terima Kasih Ibu

Gambar
Terima Kasih Ibu Oleh: Taufik Noor Wahai Ibu Kau bagaikan malaikat Malaikat tanpa sayap dihari-hariku Masih kuingat Kau rela berselimut kedinginan Agar anakmu ini menjadi hangat Masih kuingat Kau tak dapat tidur nyenyak Hanya karena tangisan kecilku Ibu, masih ingat diriku Saat air matamu menetes karena aku terbaring sakit Ketika jarimu mengusap halus kepalaku Dan menyisir rambutku Seketika diri ini sadar, Ibu Saat Ibu berdoa dalam sujudnya Ibu menyempatkan memohon kepada Tuhan Memohon kebaikan dan sukses untuk diri ini Wahai ibu Terima kasih untukmu Kau sangatlah berarti Dari dulu, kini dan nanti Samarinda, 05 September 2017

Rindu

Gambar
Rindu Oleh: Taufik Noor Untukmu yang jauh disana Aku tuliskan pesan ini untukmu Yang entah siapa dan dimana Aku akan tetap menantimu Aku akan terus menanti Menanti entah kapan engkau menemaniku Menanti kehalalan cinta yang tak kunjung bertemu Tapi aku tahu, cinta ini pasti akan bersatu Apa kabarmu yang disana? Seseorang yang masih rahasia Semoga engkau selalu dalam lindungan-Nya Menantiku dalam sujud dan doamu Untukmu calon tulang rusukku Sedang apakah engkau disana? Semoga engkau sama dengan diriku Terus menanti tanpa hati yang pilu Untukmu yang jauh disana Masih aku simpan setangkai rindu Hingga lelah hati ini bersamaku Bersama menjaga cinta ini untukmu Wahai calon bidadari surgaku Jagalah hatimu untukku disana Mendekatlah kepada Sang Illahi Rabbi dalam doamu Agar kita dipertemukan dalam cinta dari-Nya Samarinda, 04 September 2017