Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Oh, Ibu

Gambar
Oh, Ibu Oleh: Taufik Noor Oh, Ibu Sembilan bulan lebih engkau mengandungku Sembilan bulan lebih engkau menjagaku Menjagaku agar aku dapat memandang duniamu Ibu Engkau begitu istimewa bagiku Sehingga air mata ini mengalir saat mengingatmu Air mata yang mengalir karena perjuanganmu Oh, Ibu Hanya namamu yang selalu ada dalam doaku Hanya wajahmu yang terkenang dibenakku Wajah yang membuat aku rindu akan kehadiranmu Aku tahu, ya aku tahu Kenapa aku seperti ini oh, Ibu Karena engkaulah liang kebahagiaanku Karena dari ibulah surga-Mu ada dipelukanku Oh, Ibu Keceriaanku selalu ada dalam langkah kakimu Karena engkaulah hidup matiku Rangkaian namamu selalu ada dalam bisikanku Bisikan sujud dan doa-doaku Sujud dalam kaki tahajud shubuh-Mu Semua itu hanya untukmu Ibu Ibu Keindahan namamu bagaikan rembulan dan mentari Menerangi malam dan siangku Aku hanyalah seorang anakmu Yang dosanya begitu terlampau jauh Hingga membuatmu menangis sepanjang waktu Bahkan ...

Hijrahku

Gambar
Hijrahku Oleh: Taufik Noor Hijrah bukan suatu pertanda aku lebih baik Hijrah adalah proses ingin menjadi lebih baik Hijrahku ini bukan untuk mendapatkan pujian Bukan juga bagaimana cara orang memandang Hijrah bagiku agar aku lebih dekat dengan-Nya Agar aku tak malu dengan-Nya Hijrah adalah sebuah proses perubahan Perubahan yang ingin aku miliki Dari hijrah ini ingin aku perbaiki Perbaiki perilaku, perkataan maupun hati Dari hijrah ini aku ingin dekat dengan-Nya Mendapatkan sebuah ridho-Nya Hijrahku ini walaupun dianggap tidak biasa Tapi biarlah aku yang mencobanya Walaupun susah dan letih aku dapatkan Tapi aku ikhlas karena-Nya Karena dari-Nya semua ini kembali Dari hijrah ini aku dapat bersama-Nya lagi Melepas dunia yang kelam Menggapai akhirat tak akan suram Biarlah apa kata mereka Terserah mereka apa yang ingin berbicara Karena hijrahku bukan untuk mereka Tetapi hanya untukku dan untuk-Nya Samarinda, 20 A...

Surat Untuk Tulang Rusukku

Gambar
Surat Untuk Tulang Rusukku Oleh: Taufik Noor Aku hanya bisa mencintaimu dari doa Karena aku tahu, mencintaimu hanyalah sebatas itu Aku tak seperti lelaki lain Yang gagah nan dermawan serta sholeh nan rupawan Terkadang, terpikir dibenak ini Apakah kau Sang Hawa yang ditakdirkan untuk diriku? Apakah kau pelengkap rusuk ini? Tibanya pertanyaanku terjawab, Dan kehancuran hatiku terjadi Ketika kau benar benar memilih dia Aku tau Kau cemburu Aku terlalu mencintainya Aku terlalu mengharapkannya Aku terlalu menginginkannya Sehingga aku lupa dengan-Nya Memang tak dapat dipungkiri Kecewa yang hanya kurasa Kesedihan hati yang hanya didapat Rasa ini, seketika langsung membekas di kalbuku Saat itu juga aku mencari jalan untuk menebus kesalahan hati ini Hijrah cinta yang aku lakukan untuk melupakan dirimu Demi menjaga hatiku untuk-Nya Aku rela meninggalkanmu, meninggalkan semua kisah ini Dan detik ini, belum sepenuhnya ku melupakan dirimu Dan cinta ini, biarlah me...

Sang Pemuda Api Biru

Gambar
Sang Pemuda Api Biru Oleh: Taufik Noor  Hari ini adalah hari yang akan menjadi saksi Bumi bangsa pertiwi kembali menanti Ya, menanti anak generasi yang berjuang hingga mati Menanti kemerdekaan yang diridhai Dulu tetesan darah banyak dijumpai Air mata sudah menjadi sebuah janji bisu Sekarang banyak yang menanti perjuangan itu Perjuangan yang menyatukan anak pertiwi Dulu hanya dengan satu gertakan bangsa ini menjadi jaya Dulu hanya dengan satu pimpinan negeri ini tak pernah didusta Sekarang bumi pertiwi kembali menunggu Menunggu kobaran semangat sang api biru Api yang sangat panas membakar jiwa Api yang dulu membawa bumi ini merdeka Ya, merekalah sang pemuda Pemuda yang siap memimpin negeri demi cita-cita Dulu mereka berjuang bersama Berjuang demi merdekanya tanah Indonesia Tetapi sekarang kenapa harus tak bisa? Apakah pengorbanan mereka dianggap sia-sia Wahai para pemuda api biru Mari kita kobarkan kembali semangat ...

Untukmu

Gambar
Untukmu Oleh: Taufik Noor Oh Ukhti.. Betapa istimewanya dirimu Tertutup dengan kain itu Hanya matamu yang dapat terlihat dari balik cadarmu Tetapi jika aku didekatmu Aku tak dapat menatapmu Aku tahu, ya aku tahu Kenapa aku tak dapat berbuat itu Karena yang hanya dapat menatapmu Adalah calon kehalalanmmu Oh Ukhti.. Dengan hijab dan cadarmu Kau begitu istimewa dimata-Nya Karena hijab dan cadar itu Kau tak akan ternoda dosa bisu Dengan kain penutup itu Bidadri surga pun iri padamu Oh Ukti.. Keindahanmu seperti bulan purnama Tertutup dengan gelapnya malam Aku hanyalah seorang pemuda Yang tertarik dengan seorang ukhti Dan aku adalah seorang lelaki Lelaki yang mudah jatuh hatinya pada wanita Oh Ukhti.. Indah sekali dirimu didalam sana Tertutup dan tak lagi terbuka Semakin berharga dari dulu dan selamanya Oh Ukhti.. Tolong dukung aku dalam menghadapi ujian ini Dan tunggulah aku Tunggu aku menggapai kehalalan i...

Masjid Tempat Jodoh

Gambar
Masjid Tempat Jodoh Oleh: Taufik Noor   Mungkin semua pada bingung kenapa saya menulis artikel ini, saya menulis artikel ini karena memang betul kalau masjid itu, rumah-Nya itu, tempat ibadah ummat muslim itu adalah tempat rezeki, tempat jodoh, dan tempat semua kebaikan yang ingin kita capai. Bersyukurlah para-para jomblo yang sering ke masjid karena masjid bukan hanya tempat beribadah tapi masjid juga bisa menjadi tempat jodoh kita. Eits tapi jangan sampai ke masjid hanya untuk mencari jodoh. Jangan sampai hanya karena ada ta’lim di masjid malah sering kesana, duduk paling belakang dan pura-pura pegal sampai noleh ke tempat barisan perempuan dibelakang. Wah modus baru ini namanya.😁 Kalau seperti ini sih tidak akan dapat karena lihatnya juga malah sekilas saja.😄 Nah pasti pada bertanya-bertanya “ Terus bagaimana caranya ke masjid bisa dapat jodoh?” , oke akan saya jawab ya jadi jangan pindah artikel dulu, hehe.😉 Cara agar dapat jodoh di masjid ya seperti kis...

Ketika Di Rumah-Nya

Gambar
Ketika Di Rumah-Nya Oleh: Taufik Noor Siang itu aku duduk bersandar di bangunan yang indah dan sangat diagungkan, ya bangunan itu adalah masjid rumah-Nya, aku bersandar dengan menikmati alunan ayat-ayat cinta-Nya yang dibawakan oleh beberapa orang di dalam masjid itu. Mata ini sampai terpejam karena tak tahan menahan indahnya alunan suara merdunya “Sungguh merdu nan indah suara ini” pikirku. Hanya sebentar aku terpejam aku dikejutkan oleh dua orang anak kecil yang sedang bercakap di sampingku, hati ini sempat tertawa mendengar percakapan mereka, ya percakapan itu mengenai masa depan mereka sendiri, masih kuingat apa yang mereka ucapkan dan sungguh percakapan itu membuatku tertawa, ya bagaimana tidak karena ucapan mereka akupun teringat dengan masa kecilku. “Ki kamu nanti besar mau jadi apa? Aku mau jadi pilot loh” kata wildan. “Kalau aku nanti mau jadi guru sama pilot Wil, gurunya pagi kalau pilotnya malam hari” jawab Kiki. “Loh mana boleh Ki kalau pilot itu sib...